INDONESIA98.COM, JAKARTA – Pegawai di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) melakukan aksi damai didepan kantor Mendikti Saintek, Jakarta, Senin (20/1). Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas sesama pegawai.
Aksi damai tersebut diduga lantaran Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro melakukan pemecatan sepihak dan perlakuan tidak menyenangkan terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dikti Saintek.
“Kalau ada pegawai bermasalah, ya ada penyelesaiannya, tidak gampang pecat,” kata koordinator aksi, Suwitno di Kantor Kementerian Dikti Saintek.
Menteri Satryo juga kerap bertindak arogan dan kasar pegawai pegawai dilingkungan Kemendikti Saintek.
Informasi ini ramai di media sosial. Kepala bidang Advoksi Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Iman Zanatul Haeri mengunggah gambar yang menunjukkan aktivitas demo di Gedung Kemendikti Saintek. Melalui akun X, @zanatul_91, ia mengunggah foto spanduk dan aksi demonstrasi sejumlah pegawai.
“Ada menteri di demo pegawainya,” tulis Iman.
Dari pantauan, ratusan pegawai itu kompak kenakan pakaian berwarna hitam. Mereka, tampak menyanyikan lagu Indonesia Raya.
“Aksi damai Senin hitam ini diikuti oleh 250 yang bergabung dalam paguyuban itu,” terang pegawai Kemendikti Saintek Neni Herlina saat ditemui di Gedung Kemendikti Saintek, Senin (20/1).
Sejumlah karangan bunga dan spanduk turut menghiasi aksi unjuk rasa tersebut. Mereka menentang Satryo lantaran diduga diperlakukan tak adil.
“Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!” demikian pesan dalam spanduk tersebut.
“Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga,” bunyi spanduk lainnya.





