INDONESIA98.COM, MEDAN – Ribuan warga Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi damai untuk mengecam serangan agresi yang dilakukan oleh Zionis Israel ke Kota Rafah, Palestina yang merupakan zona aman bagi para pengungsi di Palestina.
“Penyerangan Israel ke Rafah merupakan pengingkaran kesepakatan yang dibuat PBB dan mereka (Israel) untuk merelokasi warga Palestina ke sana,” ujar Ketua Forum Solidaritas Peduli Palestina Sumatera Utara Haris Sucipto di Medan, Sabtu (01/06).
Oleh karena itulah, lanjut Haris, Aksi Bela Palestina digelar serentak dilaksanakan hari ini di seluruh Indonesia untuk mengutus serangan biadab Zionis Israel yang dinilai telah melakukan kejahatan kemanusiaan yang sangat serius.
“Kami mendukung segera dilakukan gencatan senjata, dan kami mengapresiasi tindakan pemerintah yang membela Palestina, kami berharap bisa lebih lagi,” ucapnya.
Lebih lanjut Haris menjelaskan bahwa aksi Bela Palestina yang digelar didepan Masjid Raya Al Mashun, Medan ini diikuti sekitar 3.000 orang yang berasal dari 45 aliansi masyarakat, tokoh agama, perwakilan pemerintah setempat dan elemen masyarakat lainnya yang ikut serta membela Palestina.
Haris menambahkan, pihaknya akan terus melakukan aksi damai ini sampai terjadinya gencatan senjata dan perdamaian di Palestina.
Sebagaimana pantauan kami di lokasi, ribuan massa aksi berkumpul didepan Masjid Raya Al Mashun Medan dengan membawa dan mengenakan sejumlah atribut Palestina, mulai dari bendera, bandana, topi, syal, spanduk, dan lainnya, serta melakukan penggalangan dana.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin dalam sambutannya mengapresiasi Aksi Bela Palestina tersebut. Khoiruddin juga mengungkapkan rasa simpati dan keprihatinannya kepada rakyat Palestina yang setiap hari merasakan ketidakpastian hidup dibawah bayang-bayang perang, tapi mereka tetap kokoh untuk kedamaian.
“Semoga warga Palestina diberikan kebebasan, kemerdekaan dan mengutuk keras tindakan Israel,” ucapnya. (Jan)









