KPK Geledah Rumah Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto di Bekasi

Suasana Rumah Hasto Hari Ini (7/1).

INDONESIA98.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto pada Selasa (7/1).

Juru bicara KPK Tessa Mahardhika mengkonfirmasi penggeledahan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saat ini sedang ada giat penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik untuk perkara dengan tersangka Hasto Kristiyanto (HK),” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan, Selasa (7/1).

Tessa juga menyatakan upaya paksa termasuk kegiatan penggeledahan tergantung pada kebutuhan tim penyidik.

“Semua kegiatan penggeledahan, penyitaan dan lain-lain itu bergantung kepada kebutuhan pemenuhan unsur perkara yang ditangani. Jadi, penyidiklah yang memiliki penilaian khususnya penggeledahan kapan bisa dilakukan, di mana tempat-tempatnya,” ujar Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa petang.

Tessa yang juga seorang penyidik ini tidak bisa menilai apakah penggeledahan rumah Hasto saat ini terlambat atau tidak. Ia juga membantah kegiatan tersebut untuk menutupi isu dugaan korupsi mantan Presiden RI Joko Widodo sebagaimana tudingan PDIP.

“Masalah penilaian apakah itu terlambat atau tidak, kami tidak bisa melarang pihak luar untuk berpikiran seperti itu ataupun ada juga pihak-pihak yang merasa bahwa kegiatan ini adalah pengalihan isu untuk isu-isu lain yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan di beberapa media. Mari kita biarkan itu berada di ruang publik,” ucap Tessa.

“KPK dalam hal ini penyidik akan tetap menjalankan tindakan secara profesional, prosedural dan proporsional,” lanjut dia.

KPK pada hari ini menggeledah rumah kediaman Hasto di Perumahan Villa Taman Kartini, Blok G3, Nomor 18, Margahayu, Bekasi, Jawa Barat. Penggeledahan dilakukan setelah 14 hari sejak mengumumkan Hasto sebagai tersangka pada Selasa, 24 Desember 2024.

Hasto sudah dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka pada Senin (6/1) kemarin, namun yang bersangkutan meminta penjadwalan ulang. Hasto ingin pemeriksaan dilakukan setelah HUT PDIP 10 Januari mendatang.(Au)

Pos terkait