INDONESIA98.COM, JAKARTA – Sejumlah daerah di wilayah Jakarta masih terendam banjir hingga Rabu dini hari (29/1). Setidaknya ada 54 RT dan puluhan ruas jalan lainnya yang terendam banjir.
Banjir disebabkan curah hujan yang tinggi dan drainse yang tidak bisa lagi menampung air hujan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Isnawa Adji mengatakan, sampai dengan pukul 03.00 WIB, ada 54 RT dan 23 ruas jalan yang terendam. Banjir disebabkan oleh intensitas hujan lebat sejak Selasa (28/1) sore.
“BPBD mencatat saat ini genangann terjadi di 54 RT dan 23 ruas jalan,” kata Isnawa dalam keterangannya, Rabu (29/1).
Isnawa mengatakan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 100 cm. Menurutnya, Jakarta Barat menjadi wilayah yang paling banyak terendam banjir dengan catatan 29 RT.
Ia menambahkan BPBD DKI Jakarta sudah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tuturnya.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” tambah dia.
Berdasarkan data BPBD Jakarta per pukul 03.00 WIB, Jakarta Barat menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 29 RT terendam banjir.
Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Kedaung Kali Angke (11 RT), Tegal Alur (5 RT), Rawa Buaya (4 RT), Cengkareng Barat (2 RT), Jelambar Baru (2 RT), Kalideres (2 RT), serta masing-masing 1 RT di Pegadungan, Duri Kepa, dan Joglo.
Berdasarkan data BPBD Jakarta per pukul 03.00 WIB, Jakarta Barat menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 29 RT terendam banjir. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Kedaung Kali Angke (11 RT), Tegal Alur (5 RT), Rawa Buaya (4 RT), Cengkareng Barat (2 RT), Jelambar Baru (2 RT), Kalideres (2 RT), serta masing-masing 1 RT di Pegadungan, Duri Kepa, dan Joglo.
Untuk ruas jalan, wilayah Jakarta Utara paling banyak terdampak dengan 18 titik genangan. Ketinggian air tertinggi mencapai 40 sentimeter di Jalan Kelapa Hybrida Raya, Kelurahan Pegangsaan Dua. Sementara itu, Jakarta Barat mencatat 4 ruas jalan tergenang dan Jakarta Pusat 1 ruas jalan.(Au)






