INDONESIA98.COM, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menonaktifkan Direktur Jendral Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Achmad Muchtasyar dari jabatannya di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Muchtasyar belum ada sebulan mengemban jabatan tersebut.
Bahlil tidak memberikan alasan pencopotan di balik keputusan tersebut. Ia juga mengatakan penonaktifan Dirjen Migas mulai berlaku Senin, (10/2).
“Ya itu biasa bagian daripada konsolidasi dari institusi,” ujar Bahlil ditemui di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (11/2).
“Kalau yang mencopot itu kan harus pakai Keppres. Sambil berjalan non aktif, ya udah ya. Mulai kemarin (nonaktif),” jelasnya.
Posisi dirjen migas yang kosong saat ini untuk sementara digantikan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno.
“Plh dirjen migas adalah Dirjen minerba,” jelas Bahlil.
Plt Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Chrisnawan Anditya ketika diwawancara tidak menjelaskan alasan pencopotan Dirjen Migas. Tapi publik menduga hal ini dilakukan di tengah polemik penggeledahan Kantor Ditjen Migas pada Senin (10/02) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), dan kisruh LPG 3 kg sejak awal bulan ini.
Perlu diketahui, Achmad Muchtasyar baru dilantik sebagai Dirjen Migas oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Kamis, 16 Januari 2025. (au)









