Rumah Anggota DPD La Nyalla Mattalitti Digeledah, KPK Cari Bukti Tambahan Kasus Dana Hibah

tampak rumah anggota DPD RI La Nyalla Mattalitti dijaga ormas pemuda pancasila saat digeledah KPK (foto: istimewa)

 

INDONESIA98.COM, JAKARTA – Komisi Pembernatasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mattalitti di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/4).

Bacaan Lainnya

Penyidik KPK mencari bukti tambahan terhadap tersangka Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jawa Timur dalam perkara tindak pidana korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam penggeledahan tersebut lima orang penyidik KPK diterima oleh penjaga rumah M. Eriyanto dan disaksikan dua asisten rumah tangga.

Saat di konfirmasi, La Nyalla mengakui bahwa rumahnya di Surabaya digeledah KPK. Ia juga membantah pernah berhubungan dengan Kusnaidi.

“Saya juga tidak tahu, saya juga tidak pernah berhubungan dengan Saudara Kusnadi. Apalagi, saya juga tidak kenal sama nama-nama penerima hibah dari Kusnadi. Saya sendiri juga bukan penerima hibah atau pokmas,” ujar La Nyalla dalam keterangan resmi, Senin (14/4).

Dia pun menyebut, belum mendapatkan penjelasan resmi dari KPK soal penggeledahan rumahnya terkait perkara Kusnadi.

Lebih lanjut, La Nyalla mengungkapkan, tidak ada barang atau uang yang disita oleh penyidik KPK dari upaya penggeledahan di rumahnya.

“Saya sudah baca berita acara penggeledahan yang dikirimkan via WA (WhatsApp) oleh penjaga rumah, jelas di situ ditulis dari hasil penggeledahan tidak ditemukan uang/barang/dokumen yang diduga terkait perkara,” kata La Nyalla.

“Di surat berita acara hasil penggeledahan ditulis dengan jelas, kalau tidak ditemukan barang/uang/dokumen yang terkait dengan penyidikan. Jadi sudah selesai,” ujarnya lagi.

Oleh karena itu, dia meminta KPK segera memberikan penjelasan resmi kepada publik soal hasil penggeledahan rumahnya. Sehingga, dirinya tidak semakin dirugikan dengan anggapan negatif akibat informasi sepotong soal proses hukum tersebut.

“Cuma yang jadi pertanyaan saya, kok bisa alamatnya rumah saya. Padahal saya tidak ada hubungan apapun dengan Kusnadi,” kata La Nyalla.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik KPK menggeledah rumah La Nyalla Mattalitti di Surabaya, Jawa Timur. Penggeledahan itu menyangkut perkara dana hibah kelompok masyarakat Jawa Timur.

“Benar. Penyidik sedang melakukan kegiatan penggeledahan di Kota Surabaya, terkait penyidikan perkara dana hibah Pokmas Jatim,” kata Juru Bicara (Jubir) KPK Tessa Mahardhika, dalam keterangannya, Senin.

Namun, Tessa belum memerinci hasil penggeledahan di rumah Ketua DPD periode 2019-2024 itu. Menurut dia, hasil penggeledahan bakal disampaikan setelah penggeledahan selesai dilakukan. (au)

Pos terkait