Jokowi Kunjungi Tanah Karo, Bantu Petani Atasi Hama Jeruk

Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan para petani jeruk di Tanah Karo (Foto: Beritasatu)

INDONESIA98.COM, KABANJAHE – Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) untuk bertemu langsung dengan para petani jeruk pada Jumat (16/5) sore.

“Saya ingat menjelang akhir menjabat dulu pernah mendengar keluhan petani di sini dan berjanji akan membantu. Jumat ini, di kebun jeruk Desa Liang Melas Datas, Alhamdulillah sekarang kesampaian saya bertemu dan kembali mendengar langsung cerita dari para petani,” ucapnya dikutip X @jokowi pada Sabtu (17/5).

Bacaan Lainnya

Kedatangan Jokowi untuk membantu para petani jeruk yang kesulitan dalam menghadapi serangan hama lalat buah yang merusak produksi pertanian.

Jokowi menyerap keluh kesah para petani perihal terkait dengan serangan hama lalat buah yang dialami oleh para petani. Pasalnya hama lalat buah ini telah merusak produksi pertanian sebanyak 50%.

Merespons keluhan para petani tersebut, Jokowi memperkenalkan alat perangkap atau jebakan untuk serangan hama lalat buah yang terbuat dari bahan plastik yang mirip dengan toples. Alat perangkap hama lalat ini nantinya dapat diletakkan di pohon jeruk.

Selain itu, Jokowi juga memperkenalkan cara memanen buah dengan baik dan benar, yakni dengan cara digunting agar hasil panen buah menjadi bagus.

“Kita kenalkan tadi jebakan atau perangkap untuk lalat buah, ini loh barangnya, belinya di sini. Kemudian juga kita kenalkan cara panen pakai gunting, tidak dipetik dengan tangan sehingga rusak,” kata Jokowi.

Dia juga menyebut, dirinya akan membantu para petani bersama dengan pakar pertanian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengatasi permasalahan serangan hama lalat dan juga bibit unggul. Hal itu dilakukan untuk bisa menaikkan lagi produksi dan kwalitas jeruk dari Kabupaten Karo.

“Salah satu tantangan yang mereka hadapi adalah serangan hama lalat buah yang cukup meresahkan, karena bisa merusak sebagian besar hasil panen. Untuk itu tim ahli pertanian juga turut hadir agar bisa langsung berdiskusi dan mencari solusi tepat di lapangan,” ucap Jokowi dalam unggahannya.

Jokowi juga menekankan pentingnya edukasi pertanian yang baik dan berkualitas kepada petani, yang merupakan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto dalam sektor pangan dan energi. (rp)

Pos terkait