Hujan Lebat Penyebab Banjir dan Tanah Longsor di Yogyakarta

hujan di yogyakarta menyebabkan sejumlah jalan tergenang air (foto: Antara)

INDONESIA98.COM, YOGYAKARTA – Hujan lebat yang hampir seharian membuat sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami banjir hingga tanah longsor pada Jumat (28/3).

Di Kabupaten Sleman, longsor salah satunya terjadi di Desa Bokoharjo dan Sumberharjo, Kecamatan Prambanan. Longsor di Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, membuat sebuah rumah warga diterjang batu berukuran diameter kurang lebih 120 sentimeter.

Bacaan Lainnya

“Batu besar itu menggelundung dari ketinggian 50 meter bukit di atasnya, menimpa rumah warga di bagian belakang. Tak ada korban luka maupun jiwa,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan, Sabtu (29/3).

Dampak cuaca ekstrem di Yogyakarta juga terjadi di Bantul dengan hujan intensitas sedang di lima Kapanewon, yakni Bantul, Pleret, Imogiri, Piyungan dan Pajangan, yang menyebabkan banjir genangan dan tanah longsor.

“Di Bantul, banjir genangan dan luapan terjadi di 25 titik dan tanah longsor di 10 titik,” sebut laporan tertulis BPBD DIY.

Dampak banjir ini, setidaknya lima rumah warga rusak, 69 rumah warga dan dua fasilitas pemerintahan yang terendam.

Begitu pula di beberapa Kapanewon Gunungkidul, yakni Wonosari, Playen, Semanu, Paliyan, Semin dan Patuk yang menyebabkan terjadinya banjir genangan di beberapa titik dan tanah longsor.

Tim BPBD DIY bersama relawan dan warga kini disebut sedang melakukan proses pendataan dan membantu warga, termasuk evakuasi korban terdampak serta memberikan bantuan logistik. (rp)

Pos terkait