INDONESIA98.COM, JAKARTA – Lebaran tahun 2025 ini sedang diwarnai oleh berbagai tren yang dibagikan di media sosial salah satunya Velocity dan Tarian Bagi-Bagi THR. Tren-tren tersebut kini ramai digandrungi oleh kalangan anak muda hingga orang dewasa.
Akan tetapi, baru-baru ini tren Tarian Bagi-Bagi THR menjadi sorotan publik karena dikabarkan berasal dari tradisi Yahudi.
Informasi tersebut telah dibagikan oleh akun sampit.update di TikTok dengan keterangan “Ternyata Tarian dan Musik ini berasal dari tradisi Yahudi, kini tarian dan musik tersebut sedang trend di Indonesia untuk digunakan sebagai trend Joget bagi-bagi THR,” tulisnya.
Salah satu influencer Indonesia yang berada di Jerman yakni @corla_2 atau yang akrab dipanggil bunda Corla pun angkat bicara di akun Instagramnya terkait tarian tersebut. Ia memposting video yang memperlihatkan tarian tersebut dan memberikan keterangan bahwa tarian tersebut berasal dari negara Finlandia bukan dari Negara manapun.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa tarian ini tidak ada kaitannya dengan pemujaan, budaya, tradisi apalagi agama.
“Biar tidak keliru yang lagi di ikutin trending bagi-bagi THR, ini aslinya Joget dari Negara FINLANDIA, bukan dari Negara manapun Sekalipun Yahudi, Turki, Mesir atau nenek moyang kau paham?” ucapnya di akun instagram @corla_2.
“Dance/nari yang tidak ada kaitannya dengan pemujaan, budaya, tradisi, apalagi agama jangan gila tar gila beneran. Ini Joget ala ala happy Time saat pesta Remaja tahun 1060. Bukan Ritual cari tumbal, hati-hati menyebarkan berita bohong/fitnah hanya karena tidak suka oleh satu kepercayaan di buatlah provaganda,” sambungnya.
Sampai saat ini, masih belum ada informasi jelas terkait tarian bagi-bagi THR yang kini menjadi viral di media sosial. (rp)









