INDONESIA98.COM, TEL AVIV – Kebakaran hebat melanda kawasan hutan di Israel bagian tengah di dekat Yerusalem pada Rabu (30/4). Israel mengumumkan keadaan darurat dan meminta bantuan komunitas internasional.
Kondisi kering dan berangin telah memperparah kobaran api, yang telah memaksa evakuasi sejumlah komunitas di dekat Yerusalem dan menutup jalan raya utama antara Yerusalem dan Tel Aviv.
Video-video yang dibagikan di media sosial menunjukkan api berkobar di sepanjang tepi Jalan Raya 1, yang menghubungkan Tel Aviv dan Yerusalem, membuat pengendara tidak punya pilihan selain meninggalkan mobil mereka dan berlari menyelamatkan diri.
Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengumumkan kondisi darurat nasional usai adanya kebakaran hebat, mengutip Times Of Israel.
Di sisi lain Netanyahu memperingatkan bahwa angin dari barat dapat dengan mudah mendorong api ke pinggiran (Yerusalem) dan bahkan ke dalam kota itu sendiri.
“Kita sekarang berada dalam keadaan darurat nasional, bukan hanya keadaan darurat lokal,” katanya dalam sebuah pernyataan video pada hari Rabu (30/4).
“Kita perlu mendatangkan sebanyak mungkin mobil pemadam kebakaran dan membuat sekat api jauh melampaui garis api saat ini,” lanjutnya.
Pemerintah Israel mengatakan telah meminta bantuan Yunani, Siprus, Kroasia, Italia, dan Bulgaria untuk memerangi kebakaran, dan mengatakan bantuan diharapkan mulai berdatangan pada Kamis (1/5) waktu setempat.
Media Israel melaporkan dua wanita hamil dan dua bayi termasuk di antara 13 orang yang dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan akibat menghirup asap dan luka bakar.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan tim pencarian dan penyelamatan telah bergabung dengan polisi dan pemadam kebakaran Israel di daerah tersebut, membantu memerangi kebakaran dan mengevakuasi penduduk. (au)









