Abaikan Gencatan Senjata, Israel Serang Gaza Melalui Udara

Israel Melakukan Serangan Udara di Jalur Gaza Setelah Gencatan Senjata Januari Lalu (Foto: Istimewa)

INDONESIA98.COM, GAZA – Israel kembali melancarkan serang udara ke jalur Gaza, Selasa (18/3) setelah gencatan senjata dengan Hamas Januari lalu. Sekitar 413 warga Palestina tewas dan 600 lainnya luka-luka akibat serangan udara tersebut.

Pihak Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyatakan, kebanyakan korban serangan Israel belakangan ini adalah anak-anak dan perempuan.

Bacaan Lainnya

“Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan upaya penyelamatan mereka masih berlangsung. Banyak anak dan perempuan” menurut Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataan mereka.

Otoritas lokal Gaza melaporkan adanya pelanggaran gencatan senjata oleh pihak Israel hampir setiap hari.

“Pembantaian brutal ini sekali lagi menegaskan pasukan penjajah Israel hanya memahami bahasa pembunuhan, kehancuran, dan genosida,” menurut kantor media Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan 404 korban jiwa akibat serangan tersebut. Namun angka yang diperbarui menyatakan korban tewas mencapai 413 orang. Sementara itu, lebih dari 600 orang lainnya mengalami luka-luka.

Pejabat militer Israel mengeklaim bahwa serangan tersebut menargetkan komandan militer Hamas serta pejabat politik kelompok tersebut.

Laporan dari lapangan menyebutkan bahwa serangan udara dan tembakan artileri masih terus berlanjut sepanjang sore hingga malam. Para petugas bantuan di Gaza melaporkan bahwa ratusan hingga ribuan orang mulai mengungsi untuk mematuhi perintah evakuasi Israel. (rp)

Pos terkait