INDONESIA98.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengirimkan utusan khusus Presiden ke-7 Joko Widodo untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Roma, Italia, pada Sabtu mendatang.
“Atas nama pemerintah Indonesia, Bapak Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengutus beberapa tokoh untuk ikut menghadiri acara pemakaman di Vatikan,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/4).
“Di antara tokoh-tokoh yang diutus oleh Bapak Presiden Prabowo mewakili bangsa dan negara Indonesia adalah yang pertama, Presiden ke-7 Bapak Joko Widodo, kemudian yang kedua wakil menteri keuangan bapak Tommy Djiwandono, yang ketiga Bapak Jonan, dan yang keempat bapak Natalius Pigai,” sambungnya.
Selain Jokowi, sejumlah nama lain yang direncanakan diutus ke Vatikan adalah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Ignasius Jonan, dan Menteri HAM Natalius Pigai.
Meski demikian, nama-nama tersebut masih akan diputuskan Presiden Prabowo Subianto. Utusan RI direncanakan sudah tiba di Vatikan sebelum upacara pemakaman kepausan berlangsung.
Prasetyo Hadi menyatakan, Prabowo akan mengirim utusan khusus untuk pemakaman Paus Fransiskus karena tidak dapat menghadiri langsung acara tersebut.
“Oleh karena sesuatu dan lain hal, Bapak Presiden kemungkinan tidak bisa hadir langsung dalam acara pemakaman Paus. Beliau berencana untuk mengirim utusan,” kata Prasetyo.
Misa pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan pada Sabtu (26/4) pukul 10.00 waktu setempat (15.00 WIB).
Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin, 21 April 2025. Paus Gereja Katolik ke-266 itu sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat pneumonia yang dideritanya.
Vatikan mengumumkan pemakaman Paus Fransiskus akan digelar pada Sabtu, (26/4). Presiden Amerika Serikat Donald Trump hingga Pangeran William diagendakan akan hadir langsung di pemakaman Paus Fransiskus yang wafat pada usia 88 tahun. (au)









